Jumat, 11 Januari 2019

Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Kedokteran


Pelayanan Kesehatan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi



          Kemajuan teknologi sangat memberikan dampak bagi masayarakat diseluruh dunia. Penggunaan yang efektif dan praktis menjadi pilihan utama masayarakat untuk memulai menerapkan pekerjaan atau kegiatan berbasis teknologi. Terutama dinegara-negara maju seperti Amerika yang telah memulai menggunakan teknologi informasi sebagai fasilitas primer mereka. Penggunaan teknologi ini sudah mulai mereka terapkan sejak era tahun 60-an. Bahkan para ahli pernah menuturkan penggunaan teknologi sudah dimulai jauh sebelum tahun 60-an. Kemajuan teknologi ini membuka peluang bagi para pengusaha dan pebisnis untuk mengembangkan inovasi melalui perkembangan teknologi. Oleh karena itu, dampak kemajuan teknologi informasi dapat memberikan ketergantungan masyarakat terhadap informasi.



          Begitu juga dibidang kesehatan, masyarakat dinegara maju memanfaatkan teknologi informasi sebagai dokter online. Mereka dapat mencari informasi tentang berbagai macam penyakit baik melalui email maupun formulir-formulir yang telah disediakan oleh pihak E-Medicine. Lain halnya dengan masyarakat dinegara berkembang salah satunya di Indonesia yang sangat jarang menggunakan sistem pengobatan jarak jauh E-Medicine. Selain karena tingkat ekonomi masyarakat yang rendah, kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan internet sistem E-Medicine masih sangat kurang. Pada umumnya, mereka mengharapkan sistem E-Medicine dengan penggunaan teknologi yang didukung oleh biaya yang tidak mahal, kemudahan dalam penggunan serta informasi kesehatan yang luas dan terbuka dalam pencarian data penyakit.


          Sistem informasi memainkan peran penting terhadap pelaksanaan sistem pelayanan kesehatan terutama penggunaan komputer. Secara teori sistem pelayanan kesehatan tidak menggunakan sistem informasi berbasis komputer. Namun, banyak kasus kompleks yang sering kita temukan dimana pananganannya tidak lepas dari peran komputer. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan informasi medis yang akurat dan efektif dalam menangani suatu kasus kompleks. Sistem pelayanan kesehatan dinegara maju diawali dengan pelayanan offline dan dilanjutkan pelayanan online. Penerapan pelayanan kesehatan online dengan diawali pencarian data-data medis dari situs yang telah disediakan dan pencariannya masih dalam lingkup sendiri dan bekerjasama dengan beberapa dokter spesialis atau tidak terbuka dengan masyarakat umum yang juga ingin mencari informasi tentang penyakit. Pada tahun 80-an dimulailah sistem informasi kesehatan terintregasi. Artinya, semua masyarakat dunis dapat mengakses informasi melalui internet tentang sistem pengobatan yang sudah bekerja sama dengan ruma sakit. Aplikasi E-Medicine dapat diklasifikasikan sebagai
(1). Kesehatan dan pengobatan seumur hidup,
(2). Informasi kesehatan perorangan,
(3). Konsultasi jarak jauh,
(4). Pemeriksaan kesehatan secara rutin.Teknologi dan metode yang baru akan selalu di kembangkan dan di release agar menjadi model E-Medicine yang potensial
Penerapan E-Medicine sangat menguntungkan dalam menginformasi kesehatan jarak jauh, social dan kultur, hal tersebut dikarenakan dapat menghemat tenaga dan waktu.



DAFTAR PUSTAKA
Supono, A. Riza. "Penerapan Teknologi Informasi Pada Dunia Kedokteran: Peluang dan Hambatan Penerapan Pengobatan Jarak Jauh Berbasis Internet di Negara Berkembang." Bandung: Informatika (2006).


Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Kedokteran

Pelayanan Kesehatan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi           Kemajuan teknologi sangat memberikan dampak bagi masaya...